Thursday, October 20, 2016

RANGKUMAN BUKU SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (PART 2)

MENUJU SUKSES IMPLEMENTASI SCM
            Empat kriteria sukses SCM disajikan pada tabel berikut ini:
1.
Sesuai Dengan Strategi Bisnis
Biaya, inovasi, pelayanan, kualitas
2.
Sesuai Dengan Kebutuhan Konsumen
Dengarkan suara konsumen
Kebutuhan antar segmen pasar berbeda
Amati perubahan kebutuhan konsumen secara periodik
3.
Sesuai Dengan Power Position
Lihat skala operasi dan kekuatan merek
Lakukan dialog dan titik optimal terbaik bagi konsumen
Fokus pada konsumen akhir dan cari peluang kerja sama
4.
Adaptif
Teknologi, lingkup usaha, basis kompetensi, akuisisi dan merger

Untuk mencapai empat kriteria sukses di atas, Cohen dan Roussel (2005) mengusulkan 5 hal, yang selanjutnya disebut dengan Five road to success in SCM yang terdiri dari:
1.      View SCM as a Strategic Asset. Dalam hal ini SCm diposisikan sebagai alat bersaing strategic bagi perusahaan sehingga perlu diperhatikan oleh seluruh organisasi dan seirama dengan strategi bisnis organisasi. Untuk menjadikan SCM asset strategic, perusahaan perlu mempersiapkan lima strategi (Cohen and Roussel, 2005), yaitu Operation Strategy, Channel Strategy, Outsourching Strategy, Customer Service Strategy, dan Asset Network.
Tabel berikut menggambarkan kapan sebaiknya masing-masing strategi operasi itu dipilih dan bagaimana strategi SCM-nya yang sesuai.
Strategi Operasi
Dipilih untuk
Strategi SCM
Pelayanan
Produk standar yang dijual dalam volume besar
SCM seefisien mungkin, standarisasi metode dan alat frekuensi dan lot size optimal, EOQ, ROP
Make to Order
Produk sesuai pesanan konsumen, pesan ulang masih mungkin tapi frekuensi kecil
SCM responsive,target ketepatan waktu sangat penting. Variasi metode dan alat perlu dipersiapkan
Configure to Order
Produk standar yang produk akhirnya disesuaikan dengan keinginan konsumen
Dari pabrik ke outlet adalah SCM efisien, dari outlet ke konsumen SCM responsif
Engineer to Order
Produk kompleks dan unik untuk keperluan konsumen tertentu
SCM responsive. Metode alat perlu negosiasi dan kontrak khusus

Sedangkan dalam Channel Strategy, focus pemikirannya adalah bagaimana produk sampai ke tangan konsumen, yang berarti harus dilakukan pemenuhan pola distribusi (langsung atau melalui distributor), moda transportasi (darat, laut, udara), dan metode pengiriman (dalam jumlah dan frekuensi pengiriman) yang tepat. Dalam Outsourching Strategy, pertimbangan utamanya adalah make or buy.
Karena SCM adalah merupakan bagian dari pelayanan kepada konsumen, maka sangatlah penting untuk terus memperhatikan seberapa besar tingkat pelayanan yang seharusnya diberikan sesuai dengan segmentasi dan kontribusinya. Selain itu,karena SCM adalah jaringan proses yang terintegrasi dari pemasok ke konsumen, maka SCM tidak lainjuga merupakan jaringan asset yang harus dikendalikan.

No comments:

Post a Comment