Thursday, October 20, 2016

RANGKUMAN BUKU SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (PART 3)



1.      Effective End-to-End Process Architecture. Membangun rancangan SCM secara terintegrasi mulai dari pemasok terujung sampai ke konsumen terakhir.
2.      Powerful Organization. Ini berarti struktur organisasi SCM haruslah menjadi bagian terintegrasi dari organisasi secara keseluruhan, tanggung jawab peran jelas, dan diisi oleh personel yang kompeten.
3.      Right Collaborative Model. Karena adalah jaringan yang pasti melibatkan pihak luar, maka perusahaan perlu membangun pola-pola kerja sama bersifat jangka panjang, secara cerdas dan seimbang. Tabel berikut menyajikan benefit yang didapatkan dari kolaborasi.

Bagi Konsumen
Bagi Produsen Barang
Bagi Pemberi Jasa
Mengurangi sediaan
Mengurangi sediaan
Mengurangi biaya pengiriman
Meningkatkan pendapatan
Menekan biaya gudang
Pengiriman lebih cepat dan lebih tepat
Mengurangi biaya order
Menekan biaya gudang
Pengiriman lebih cepat dan lebih tepat
Meningkatkan keuntungan
Lebih sedikit kemungkinan stockout
Mengurangi biaya depresi
Ramalan lebih akurat

Mengurangi biaya tetap
Alokasi untuk anggaran promosi lebih murah


Meningkatkan pelayanan ke konsumen
Efisiensi pemakaian sumber daya manusia

Intensitas kolaborasi secara umum terbagi atas tiga angkatan, pertama adalah Transactional Collaboration. Ini adalah hubungan dagang biasa, satu pihak menjual dan pihak lain membeli, selanjutnya hubungan pun selesai. Tingkatan berikutnya adalah Cooperative Collaboration. Dalam tingkatan kolaborasi ini sudah mulai saling memberi, terutama informasi. Tingkatan kolaborasi yang lebih tinggi lagi adalah Coordinated Collaboration. Bedanya pemberian informasi dalam kolaborasi ini sudah bersifat wajib dan mengikat, tidak sekedar sukarela. Tingkatan yang paling tinggi adalah Synchronized Collaboration yang biasa juga strategic alliance. Dalam kolaborasi ini kedua pihak bahkan sudah terbagi risiko melalui investasi awal.
Ada beberapa hal yang menjadi kunci sukses dalam berkolaborasi. Pertama, mulailah dari kolaborasi internal.Kedua, lakukan kolaborasi dengan mitra yang tepat. Ketiga, kemauan untuk berbagi manfaat, keuntungan, dan kerugian.Keempat, percaya pada mitra tetapi tetap kepentingan perusahaan tetap dijaga. Kelima, gunakan teknologi. Keenam, jangan lupa kompromistis.
4.      Metrics to Manage Performance. Untuk memastikan tercapainya sasaran SCM, maka diperlukan alat pantau yang bisa mengukur kinerja seluruh rantai SCM.
MODELING SEBAGAI CARA MENYELESAIKAN PROBLEM SCM
      Supply Chain diperlukan karena beberapa faktor berikut:
·         Market. Market memerlukan produk dengan kualitas yang bagus dan harga murah.
·         Competition. Suatu perusahaan berkompetisi dengan perusahaan lain di berbagai lini mulai dari produksi, proses, servis, dan inovasi.
·         Technology. Di Indonesia hamper semua perusahaan melakukan investasi untuk membangun ERP.
·         Economy. Bagaimana cara kita menurunkan IT budget. Implementasi SCM dikenal sebagai usaha improvement yang banyak mengeluarkan biaya, mengingat seringkali infrastruktur yang dibutuhkan belum tersedia.
·         Government Regulation. Faktor ini mencakup masalah  environment, legal compliance, dan standar industry, dan lain-lain.
Menurut Gartner ada lima faktor kunci kemampuan yang dimiliki oleh supply chain organisasi agar dapat menghasilkan hasil yang optimal.
·         Business Process Management. Mendesain business process yang baik dari supplier samapai ke customer dengan tujuan produk bisa dikirim ke pelanggan secara efisien.
·         Visisbility. Kemampuan untuk mendapatkan informasi dari supply chain partner kita, baik dari suppliermaupun distributor.
·         Business Activity Monitoring. Kemampuan untuk memonitor performance dari supply chain.
·         Analytic. Analytic adalah proses pengolahan data sehingga output dari data tersebut dapat menjadi informasi yang bisa digunakan untuk membantu mengambil keputusan.
·         Optimization. Kemampuan dalam menggunakan dan menganalisis data secara matematis untuk menghasilkan suatu hasil yang umum.

No comments:

Post a Comment